Di Indonesia, kepopuleran Gojek yang merupakan salah satu perusahaan penyedia layanan transportasi berbasis teknologi memang sudah tidak diragukan lagi. Hal ini dibuktikan dengan sudah tersedianya 1 juta lebih driver Gojek di hampir seluruh kota besar di Indonesia, yang siap melayani jasa ojek online, taksi online dan pesan antar.

Berkat kepopuleran yang dimiliki Gojek, banyak orang yang ingin mencoba peruntungan dengan mendaftarkan dirinya sebagai mitra driver Gojek, guna menjadikan sebagai sumber penghasilan utama maupun pekerjaan sampingan untuk mengisi waktu luang.

Bagi kamu yang merasa tertarik dan ingin mendaftarkan diri sebagai mitra driver Gojek, bacalah artikel di bawah ini secara lengkap untuk mengetahui bagaimana sistem gaji driver Gojek.

Bagaimana Sistem Gaji Driver Gojek?

Mungkin banyak orang yang bertanya, apakah seorang driver Gojek akan menerima gaji bulanan seperti halnya para karyawan kantoran? Atau mungkin gaji seorang driver Gojek adalah gaji dengan sistem langsung melalui uang yang ia terima dari konsumen, di saat orderan yang dijalankan telah selesai dilakukan?

Pada dasarnya, gaji yang didapatkan oleh seorang driver Gojek ditentukan berdasarkan jumlah orderan, dan juga jarak tempuh yang driver tersebut dapatkan. Waktu pengambilan orderan juga menjadi faktor lain yang menentukan besarnya gaji yang akan didapatkan oleh seorang driver Gojek.

Disaat pengambilan orderan pada jam sibuk, tarif bersih yang akan didapatkan oleh seorang driver adalah Rp 2.500/kilometer. Namun jika driver Gojek mengambil orderan disaat jam tidak sibuk(normal), tarif bersih yang akan didapatkan oleh driver Gojek adalah sebesar Rp 2.000/kilometer.

Untuk lebih mempermudah dalam memahami, berikut ini ada sebuah contoh simulasi penghitungan gaji seorang driver Gojek:

Andi yang merupakan seorang driver Gojek, telah menyelesaikan sebanyak 19 orderan dihari ini. Dimana, 10 di anataranya ia dapatkan di jam sibuk dengan total jarak tempuh  sejauh 43 kilometer. Sedangkan orderan sisanya, ia dapatkan bukan dalam jam sibuk dengan total jarak tempuh sejauh 32 kilometer. Berapakah penghasilan andi dalam hari itu?

Penghitungan :

  • Jam sibuk : 43 x 2.500 = 107.5000
  • Jam Normal : 32 x 2.000 = 64.000.

Perlu untuk kamu ketahui, Gojek juga menetapkan peraturan adanya pemotongan komisi sebagai bentuk biaya jasa penggunaan aplikasi sebesar 20%dari total hasil pendapatan orderan yang di dapatkan driver, yang mana sistem pengambilan komisi sebesar 20 % tersebut dilakukan melalui saldo Gopay yang dimiliki driver.

Berdasarkan simulasi perhitungan diatas, pendapatan yang diperoleh Andi sebagai driver Gojek pada hari itu adalah sebesar Rp 107.500 + 64.000 = Rp 181.500. Karena Andi telah berhasil mendapatkan jumlah orderan melebihi 16 kali dalam sehari, sesuai dengan ketentuan yang diberlakukan Gojek, Andi berhak mendapatkan bonus tambahan sebesar Rp 50.000. Sehingga, total keseluruhan pendapatan yang diperoleh Andi pada hari itu adalah sebesar Rp 181. 500 + Rp 50.000 – ( 20% x 181.500) = Rp 195.200,00.

Dengan nominal tersebut, tentu itu merupakan sebuah nominal gaji harian yang cukup besar. Jika Andi dapat konsisten selama satu bulan penuh, Andi akan dapat memperoleh penghasilan sebesar 30 x Rp 195.200 = Rp 5.856.000,00. Nominal gaji yang mungkin sudah bisa mengimbangi gaji yang didapatkan oleh karyawan kantor.

Baca Juga : Cara Mengambil Gaji Youtuber

Cara Daftar Mitra Driver Gojek

Bagaimana Sistem Gaji Driver Gojek?

Setelah mengetahui bagaimana sistem gaji driver Gojek, bagi kamu yang berminat ingin mendaftarkan diri sebagai mitra driver Gojek, berikut ini adalah cara daftar mitra driver gojek dengan menggunakan pemilihan layanan GoRide :

1.Menyiapkan Persyaratan

Sebelum melakukan langkah pendaftaran, berikut ini ada beberapa persyaratan teknis dan dokumen yang wajib untuk kamu penuhi :

  • Merupakan WNI yang telah berusia minimal 18 tahun dan maksimal 65 tahun.
  • Scan KTP yang masih berlaku.
  • Foto SIM A asli
  • Foto STNK asli dan SPKD ( pajak 5 tahun dalam masa berlaku)
  • Scan SKCK
  • Buku rekening tabungan bank
  • Handphone yang dapat terkoneksi internet
  • Nomor telepon yang masih aktif digunakan.

Selain syarat teknis dan dokumen di atas, Gojek juga menetapkan aturan terhadap kendaraan yang akan digunakan dalam operasi kerja. Berikut ini adalah spesifikasi kendaraan yang dapat digunakan untuk bekerja menjadi mitra driver Gojek :

  • Batas umur kendaraan 8 tahun sejak tahun pendaftaran.
  • Kapasitas maksimal mesin motor yang akan digunakan tidak boleh lebih dari 250 CC.
  • Merupakan kendaraan 4 tak
  • Bukan motor tipe sport, touring, ataupun trail.

2.Melakukan Pendaftaran

Setelah beberapa persyaratan teknis dan dokumen di atas telah berhasil kamu lengkapi, berikut ini adalah langkah-langkah pendaftaran diri menjadi mitra driver Gojek :

  1. Unduh aplikasi GoPartner, lalu jalankan.
  2. Pada tampilan menu utama aplikasi, klik pada opsi “Daftar Jadi Mitra”.
  3. Masukan nomor handphone milikmu yang masih aktif digunakan, lalu klik “Lanjut”
  4. Tunggu dan kemudian ketikan 4 digit kode OTP yang dikirimkan melalui SMS ke nomor handphone yang kamu daftarkan, lalu klik “Konfirmasi”.
  5. Karena kamu akan menggunakan layanan GoRide, klik pada menu pilihan “Motor driver“.
  6. Ketikan nama lengkap, nomor telepon darurat dan email pada kolom yang tersedia, lalu klik “Lanjut”
  7. Lakukan pengunggahan persyaratan dokumen( KTP, SIM, STNK, SKCK, dan foto buku rekening bank) yang telah kamu siapkan sebelumnya
  8. Klik “Kirim” untuk melakukan proses pendaftaran.
  9. Pihak Gojek akan melakukan pemeriksaan terhadap semua berkas dokumen persyaratan yang telah kamu unggah.
  10. Pendaftar bisa melakukan  pengecekan status pendaftaran Gojek secara berkala di menu Daftar jadi Mitra di aplikasi GoPartner.

Sekian informasi mengenai bagaimana sistem pemberian gaji yang ditetapkan Gojek untuk  para mitra driver. Semoga informasi tersebut dapat bermanfaat bagimu. Terimakasih telah membaca….

 

 

Author

Write A Comment