Pengalaman Bekerja Sebagai Promotor Vivo, Sistem Kerja & Gaji

Pengalaman Bekerja Sebagai Promotor Vivo

Bekerja sebagai promotor Vivo bukan perkara mudah, tentu akan ada suka duka di dalamnya. Tugas utama dari seorang promotor smartphone adalah mempromosikan produk dari brand tempat mereka bekerja. Misalnya, kamu bekerja sebagai promotor Vivo maka fokusmu adalah menjual smartphone Vivo dan penjualanmu akan ditarget sesuai kesepakatan perusahaan.

Apa Itu Promotor?

Singkatnya, promotor adalah orang yang bertugas menjelaskan serta menyampaikan informasi seputar kelebihan smartphone kepada calon pembeli. Seorang promotor wajib mengetahui produk apa yang mereka promosikan dan tahu apa kebutuhan konsumen serta budget yang dimiliki.

Dengan dua poin tersebut promotor akan menawarkan produk yang sesuai dengan kebutuhan serta anggaran calon konsumen.

Sistem Kerja Promotor

Perlu kamu ketahui bahwa promotor smartphone mempunyai dua jenis sistem kerja, yakni modern channel dan tradisional. Contoh sistem modern adalah seperti di Erafone dimana harga sebuah produk tidak bisa ditawar/dikurangi. Sedangkan sistem tradisional adalah yang paling sering kita temui, yakni konter hp biasa. Lokasi konter hp bervariasi, ada yang di dalam mall atau di pinggir jalan.

  • Modern channel, umumnya punya SOP yang cukup ketat. Bisa dilihat dari penampilan promotornya, kebanyakan dari mereka berpenampilan rapi, bersepatu, wangi. Untuk model penjualannya, mayoritas mengandalkan meja demo untuk ‘user experience‘. Untuk modern channel sendiri ada beberapa pembagian. Ada retail, join business dan operator. Jika retail itu yang biasa ada di mall atau pusat HP, join business itu bekerja sama dengan supermarket, sementara operator itu kerja sama dengan provider.
  • Tradisional menganut sistem kerja yang berbeda-beda tergantung dari pemilik toko. Ada yang ketat SOP nya mirip atau bisa lebih parah dibanding modern channel, tapi ada yang saking slownya sampai pakai sandal jepit duduk santai menikmati rokok pun nggak masalah. Untuk memberi pengetahuan seputar smartphone vivo juga menggunakan demo, demo yang dimaksud adalah smartphone tiruan (dummy) dan tidak semua toko tradisional memilikinya.
Baca juga:   Tugas dan Tanggung Jawab Admin Sosial Media, Berapa Gajinya?

Pengalaman Bekerja Sebagai Promotor Vivo

Bekerja sebagai promotor Vivo di konter biasa maka di sana akan ada owner atau atasan dari kantor Vivo dan bos biasa selaku pemilik konter. Jika kamu bekerja di konter biasa yang sistemnya tradisional maka kamu harus menawarkan produk lainnya ke calon pembeli. Contoh: Kartu Perdana (paket data, pulsa, dll.). Seorang promotor Vivo tentu saja akan lebih fokus untuk menawarkan produk mereka.

Menawarkan produk smartphone Vivo ini susah-susah gampang, tergantung si promotor itu sendiri. Jika promotor Vivo sudah ahli bersilat lidah, maka penjualan jadi perkara mudah. Sayangnya hal ini sering dikeluskan pembeli, pasalnya mereka ingin membeli smartphone Xiaomi tapi karena sang promotor lihai menawarkan produk hingga membuat customer pulang membawa Vivo, seperti terkena genjutsu.

Target Promotor Vivo

Setiap atasan ataupun perusahaan akan menetapkan target yang berbeda, target tersebut biasanya diambil dari beberapa penilaian seperti:

  1. Ramai tidaknya sebuah toko
  2. Lokasi Toko
  3. Kualifikasi Promotor (dilihat dari kinerja si promotor itu sendiri)
  4. Target Perusahaan

Nah, jika sudah memperhitungkan poin di atas maka dapat kesimpulan berupa berapa jumlah target yang akan dibebankan kepada promotor dalam menjual smartphone Vivo. Target promotor Vivo yang paling sering ditetapkan adalah di atas 30 unit penjualan smartphone dalam satu bulan.

Jika kamu bisa melampaui target akan mendapatkan reward berupa bonus, jika tidak mencapai target maka kamu akan masuk ke masa percobaan, apakah layak dipertahankan atau malah diberhentikan.

Baca jugaPengalaman Bekerja Sebagai Promotor Smartphone Oppo (True Story)

Syarat Menjadi Promotor Vivo

Jika kamu ingin melamar kerja sebagai promotor maka kamu harus memenuhis syarat minimal yang ditetapkan oleh perusahaan. Syarat ini menjadi penilaian apakah kamu layak atau tidak, tentu saja tiap perusahaan akan memberikan kualifikasi yang berbeda-beda. Kualifikasi minimal untuk bekerja sebagai promotor adalah sebagai berikut:

  • Pria/Wanita
  • Pendidikan minimal SMA
  • Usia maksimal 29 tahun (bisa berbeda-beda tergantung daerah)
  • Mampu bekerja sama dengan team
  • Memenuhi target penjualan yang ditentukan oleh perusahaan
  • Disiplin, jujur, amanah, cekatan dan loyal dalam bekerja
  • Dapat berkomunikasi dengan baik
  • Berpengalaman dibidang gawau & komunukasi lebih diutamakan
Baca juga:   Pengalaman Kerja Menjadi Penulis Novel

Fasilitas Tambahan:

  • Gaji pokok
  • Insentif tidak terbatas
  • Bonus dan reward
  • BPJS
Poin selanjutnya, suka duka bekerja sebagai promotor vivo, kerjaan mana sih yang tidak ada plus minusnya? Kelebihan dan kekurangan sebuah pekerjaan juga dipengaruhi bagaimana kamu menjalani dan menyikapi sebuah pekerjaan.

Kelebihan Bekerja Sebagai Promotor Vivo:

  • Bonus besar jika kamu bisa atau bahkan melebihi target
  • Bertemu dengan orang baru tiap harinya (poin ini bisa jadi kekurangan atau kelebihan)
  • Kalau toko sedang sepi, kamu bisa duduk ngobrol dan main hp
  • Seru jika ada event getring dimana kamu bisa jalan-jalan (liburan) bersama dengan promotor Vivo lainnya.
  • Jika kamu rajin, kamu akan diberi uang jajan sendiri oleh owner selaku pemilik toko

Kekurangan Bekerja Sebagai Promotor Vivo:

  • Pemotongan gaji jika tidak mencapai target, bahkan kamu bisa dapat SP gara-gara ini
  • Setiap hari penampilan harus rapi dan mengenakan makeup bagi wanita
  • Ketemu pelanggan yang aneh, ada yang menawar harga gila-gilaan, ada yang tanya doang beli kagak
  • Jam kerja sering ngaret, kamu lebih sering pulang telat (10-11 jam bekerja)
  • Jika ada barang atau uang yang hilang siap siap ganti pakai uang pribadi
  • Weekend harus kerja, kamu hanya memperoleh libur di hari biasa/weekdays (Senin -Jumat)
  • Kadang dapat owner/atasan yang “jahat” (pelit, pemarah, dan sebagainya)

Berapa gaji dari promotor Vivo?

Setelah mengetahui sedikit gambaran mengenai sistem kerja sebagai promotor, tak lengkap rasanya jika tidak membicarakan gaji. Keuntungan menjadi promotor Vivo ini adalah kamu mendapat gaji pokok sesuai dengan UMK tempat kamu bekerja, kamu juga punya kesempatan memiliki tambahan penghasilan dari insentive penjualan jika penjualanmu mencapai target dan beberapa perusahaan brand HP juga ada yang memberikan tunjangan pulsa serta BPJS kesehatan dan BPJS Tenaga Kerja dan tidak lupa THR juga ya teman teman.

Baca juga:   Pengalaman Kerja Di Prima Freshmart

Baca jugaPengalaman Bekerja Menjadi Seorang Sales (SPG/SPB)

Jika seorang promotor mampu menjual produk Vivo melebihi target penjualan yang ditetapkan, maka promotor tersebut akan diberi bonus yang nominalnya berbeda-beda. Atau bisa saja diberi hadiah berupa TWS, Power Bank, dan jalan-jalan (liburan) bersama teman-teman pekerja lainnya.

Gaji Karyawan Vivo Indonesia:

    • Marketing Staff- Rp 3,3
    • Sales Staff- Rp 3,29 Juta/Bulan
    • HR / Admin Staff – Rp 4,60 Juta/Bulan
    • Finance / Akunting Staff- Rp 4,09 Juta/Bulan
    • Engineering Staff – Rp 3,90 Juta/Bulan
    • Sales Supervisor – Rp 4,28 Juta/Bulan

*Data di atas diambil dari berbagai sumber.

Demikian artikel mengenai pengalaman bekerja sebagai promotor Vivo, semoga bermanfaat bagi kamu yang ingin masuk dalam pekerjaan tersebut. Terimakasih sudah membaca.

Respon (5)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *